Share
1. Tidur
Selama tidak berlebihan, tidur hampir tidak memiliki dampak merugikan bagi kesehatan. Tidur yang cukup bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, daya ingat serta menjaga komposisi lemak tubuh.
"Kurang tidur justru meningkatkan risiko darah tinggi, intoleransi glukosa dan pemumpukan lemak di perut. Semuanya itu merupakan faktor risiko penyakit jantung," ungkap seorang dokter dari New York University, Nieca Goldberg, MD.
Tampilkan postingan dengan label ada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ada. Tampilkan semua postingan
Rabu, 13 Oktober 2010
Sabtu, 18 September 2010
10 kanikmatan yang tiada duanya
10,
ada,
duanya,
kenikmatan,
tidak diketahui,
yang
Diposting oleh
asu
Share
1. Tidur
Selama tidak berlebihan, tidur hampir tidak memiliki dampak merugikan bagi kesehatan. Tidur yang cukup bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, daya ingat serta menjaga komposisi lemak tubuh.
"Kurang tidur justru meningkatkan risiko darah tinggi, intoleransi glukosa dan pemumpukan lemak di perut. Semuanya itu merupakan faktor risiko penyakit jantung," ungkap seorang dokter dari New York University, Nieca Goldberg, MD.
Selama tidak berlebihan, tidur hampir tidak memiliki dampak merugikan bagi kesehatan. Tidur yang cukup bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, daya ingat serta menjaga komposisi lemak tubuh.
"Kurang tidur justru meningkatkan risiko darah tinggi, intoleransi glukosa dan pemumpukan lemak di perut. Semuanya itu merupakan faktor risiko penyakit jantung," ungkap seorang dokter dari New York University, Nieca Goldberg, MD.
Rabu, 18 Agustus 2010
10 kanikmatan yang tiada duanya
10,
ada,
duanya,
kenikmatan,
tidak diketahui,
yang
Diposting oleh
asu
Share
1. Tidur
Selama tidak berlebihan, tidur hampir tidak memiliki dampak merugikan bagi kesehatan. Tidur yang cukup bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, daya ingat serta menjaga komposisi lemak tubuh.
"Kurang tidur justru meningkatkan risiko darah tinggi, intoleransi glukosa dan pemumpukan lemak di perut. Semuanya itu merupakan faktor risiko penyakit jantung," ungkap seorang dokter dari New York University, Nieca Goldberg, MD.
Selama tidak berlebihan, tidur hampir tidak memiliki dampak merugikan bagi kesehatan. Tidur yang cukup bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, daya ingat serta menjaga komposisi lemak tubuh.
"Kurang tidur justru meningkatkan risiko darah tinggi, intoleransi glukosa dan pemumpukan lemak di perut. Semuanya itu merupakan faktor risiko penyakit jantung," ungkap seorang dokter dari New York University, Nieca Goldberg, MD.
Langganan:
Postingan (Atom)