Indonesia berhasil meciptakan mobil paling irit se-Asia. Hal ini dibuktikan ketika Institut Teknologi Surabaya mempertahankan gelarnya sebagai perancang mobil paling irit dalam Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2011 yang digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia 7-9 Juli 2011.
Pada kategori Urban Concept, mobil “Sapu Angin 4″ buatan mahasiswa ITS berhasil mengumpulkan nilai efisiensi 149,8 kmpl (kilometer per liter) mengalahkan tujuh tim lainnya yang bersaing di kelas tersebut.
Mobil Sapu Angin 4
“Kuncinya ada pada peningkatan power pada mobil rancangan kami. Di samping itu, beban mobil juga kami buat seringan mungkin,” ujar manajer tim ITS 4, Eko Hardianto, yang ditemui Tempo setelah acara penerimaan hadiah, Sabtu, 9 Juli 2011.
Kemenangan tim ITS 4 dengan mobil Sapu Angin-nya kian lengkap setelah ditetapkan sebagai juara dalam kelas alternative-diesel fuel urban concept, karena menggunakan bahan bakar FAME (Fatty Acid Methyl Ester) atau biodiesel. “Kami menggunakan bahan bakar biodiesel karena lebih ramah lingkungan,” kata mahasiswa jurusan Teknik Mesin tersebut.