
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung siap dibangun untuk mengurangi lalu lintas darat yang makin padat. Kereta ini bahkan menjanjikan waktu tempo 45 menit-50 menit mulai dari Dukuh Atas (Jakarta) hingga Gedebage (Bandung).
Menurut Direktur Kerja Sama Pemerintah dan Swasta dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bastari Panji Indra dalam laporannya seperti dikutip detikFinance, Senin (19/3/2012) proyek kereta cepat ini memang tengah digagas pemerintah. Skema kerja sama nantinya berbentuk public private partnership (PPP).
Mitra Indonesia, yakni The Ministry of Land, Infrastructur, Transport and Tourism of Japan (MILT) telah melakukan studi kelayakan awal jalur serta kereta yang digunakan. Dalam penyusunan studi, MILT bekerja sama dengan Japan Railway Techbical Service (JARTS) dan Yachiyo Engineering Co. Ltd).