Tampilkan postingan dengan label dagang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dagang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Maret 2012

7 pabrik komputer lokal bangkrut

Share



Dalam tiga tahun terakhir jumlah pabrik komputer di Indonesia terus menyusut. Dari semula 12 perusahaan, kini tinggal 5 perusahaan saja. Penerapan bea masuk nol persen bagi produk komputer jadi menjadi pemicu utamanya. Pemerintah diminta meninjau ulang kebijakan tersebut.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Ketua Umum Kadin bidang Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Didie W Soewondho di Jakarta, Selasa (15/3/2011). ”Bagaimana tidak kolaps kalau bea masuk komputer jadi diturunkan hingga nol persen. Industri kita belum bisa bersaing. Mereka memilih menutup usaha daripada melanjutkannya dengan penjualannya sangat rendah,” paparnya.

Beberapa merek lokal yang saat ini masih eksis adalah Zyrex, Advan, Byon, dan Ion. Membanjirnya produk komputer impor sekaligus komputer selundupan telah mengubah semangat industri menjadi semangat dagang. ”Para pemilik usaha komputer lokal akhirnya hanya menjadi pedagang saja.

Kamis, 16 Februari 2012

rahasia sukses berbisnis ala tionghoa

Share


KERJA KERAS ibarat kata keramat yang mendorong pedagang Cina berhasil dalam bisnisnya...

"Jika dahulu bapaknya berjualan air di pinggir jalan, anaknya akan membuka restoran dan barangkali cucunya akan mendirikan pabrik yang memproduksi air dalam kemasan."

Orang Cina cenderung memilih berdagang karena bidang ini tidak dibatasi oleh ruang, waktu dan tempat. Selain bebas, kegiatan perdagangan juga menyediakan ruang yang luas bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuannya.

Perdagangan orang Cina tidak banyak formalitas dan birokrasi. Mereka berusaha menjadikan kegiatan dagang ini semudah mungkin.

"Jika kita sama rajinnya dengan orang-orang di Barat, kita tidak akan dapat menyaingi mereka," kata Kim Woo Choong.

Jika ingin lebih berhasil dari orang lain, kita tidak punya pilihan, kecuali bekerja dengan lebih keras dan rajin.

Persepsi orang Cina pada perdagangan adalah positif. Dunia dagang adalah dunia yang menjanjikan kesenangan, kemewahan, dan kebahagiaan.

Pedagang yang jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuatnya bangkit kembali.

Berdagang dapat dijadikan sebagai hobi, tetapi bukan untuk mengisi waktu luang.

Keuntungan yang diperoleh tidak dibelanjakan. Keuntungan tersebut digunakan untuk menambah modal kerja dan melakukan investasi.

Sabtu, 09 Juli 2011

ini dia 10 merk dagang paling mahal dunia

Share

Kekuatan merek sebuah produk seringkali mendongkrak kinerja perusahaan baik di sektor jasa maupun barang konsumsi. Apalagi, di tengah dunia social media saat ini, keberadaan merek bisa jadi mengangkat pendapatan sebuah perusahaan.

BlackBerry misalnya, perangkat telepon genggam yang terkenal dengan fasilitas chatting-nya itu diperkirakan memiliki nilai merek sebesar US$24,6 miliar. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai merek BlackBerry tersebut turun sebesar 20 persen. BlackBerry berada pada posisi ke-27 dari 100 merek berharga di dunia.

Di antara 100 merek tersebut, Facebook tercatat sebagai merek yang tumbuh paling tinggi dibandingkan merek lainnya. Merek produk hasil karya Mark Zuckerberg ini diperkirakan bernilai US$19,102 miliar atau tumbuh 246 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada pemeringkatan BrandZ, Facebook berada di posisi ke-35 dari 100 merek paling berharga dunia.

Sementara itu, lembaga keuangan Citi yang memiliki cabang di Indonesia dan tengah memperoleh sorotan publik, juga tercatat sebagai salah satu merek paling bernilai di dunia dan berada di posisi ke-47. Merek Citi diperkirakan bernilai US$15,67 miliar atau berada di posisi ke-11 di antara lembaga keuangan internasional.

Berikut 10 merek termahal di dunia berdasarkan survei BrandZ:

10. General Electric

mungkin anda meminati :