
Perairan lepas Somalia sudah mendapat predikat merah. Di perairan timur inilah dunia menilainya sebagai salah satu perairan paling berbahaya di dunia. Apalagi kalau bukan karena ancaman pembajakan dengan modus operandi yang cukup canggih. Pembajakan di Somalia telah menjadi ancaman bagi pelayaran internasional sejak tahap kedua dari Somalia Perang Saudara di awal abad 21. Menurut laporan BBC baru-baru ini, perompak Somalia menyita sebuah rekor 1.181 sandera tahun 2010, dan telah dibayar jutaan dolar uang tebusan. Tak heran, Biro Maritim Internasional (IMB) menganggap pantai Somalia menjadi hamparan air yang paling berbahaya di dunia. Pada waktu tertentu bajak laut menahan setidaknya selusin sandera termasuk kapal tanker minyak dimana sesekali mereka dapat meminta sampai US $ 25 juta sebagai uang tebusan.